mata anginku....
utara itu di atas...
utara itu adalah keagungan Tuhanku
setiap aq mendongak melihat utara
aq melihat keagungan Tuhan dalam langit hitam pekat
seperti kepekatan gumpalan darahku yang terdalam di raga
setiap rasi bintang di langit menujukkan pertanda
pertanda kehidupan untuk setiap insan di bumi
yang mengakui keagungan Tuhanku
Selatan itu di bawah...
selatan itu adalah tanahku berpijak
langkah kakiku tertera dalam bentuk jejak
jejak perjalanan hidup yang tergores setiap waktu...
detik demi detik...menit demi menit...jam demi jam...
ketika aq berpulang, aq akan kembali ke pijakanku..
atas keagungan Tuhanku... di utara...
barat itu di kanan...
barat itu adalah tempat mentariku berpulang
bersama jingga hatiku, mentari bersemayam...
malampun menghampiri dengan kepekatannya di utara...
timur itu di kiri...
tempat mentariku mengampiri pagiku
dengan sapaan embu kesejukan
mentariku bangun dari tidur panjangnya dalam gelap
langitku...tanahku...peraduanku...pagiku...
4 titik kehidupanku yang tergores di lembaran hidupku..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar