Juni 10, 2008

goresan kecil untukku...

ku berlari dalam panas menyengat di siang itu...
langkah gontaiku membawaku ke langkah yang terseret meski aq terburu waktu
rasa hatiku ingin segera meneguk setetes kesegaran dan meraup sedikit peluk semakin memaksaku untuk sekuat tenaga melaju langkah
di ujung jalan itu aq menemukan sebuah senyum yang ku kenal
senyum itu semakin dekat dan semakin kurasa segarnya pandangan mataku
kurengkuh peluknya dan kucium keningnya
aroma tubuh itu semakin membuaiku, aq tak mampu melepasnya
detik berlalu berganti menit...
panas yang kurasa telah hilang karena senyum itu
ku tatap mata teduh itu...serasa ada yang ingin diungkap oleh mata itu
kulihat sedikit keraguan saat kusapa mata itu
kulihat kebohongan yang tak kecil saat kusentuk kelopak itu
ku terdiam...ku tak beranjak dari tatapan itu
kutunggu mata itu berbicara
...menit berganti jam...
mata itu pun tertutup...berganti buliran air mata, yang entah berarti apa
aku tak mengerti...
mulut terbuka...dan berucap..."maaf, aq menyakitimu untuk pertama kalinya"
"aku tak bisa tak jujur padamu, aq mohon maafmu"...
kini ku tahu...
mata itu tak lagi mampu menjawabnya...
karena mulut telah terbuka, mambantu memberi pengertian padaku
meski hatiku tergores...tapi mata itu kembali meneduhkanku...
meski tergores..aku tak peduli...karena mata itu kembali meneduhiku di padang panas ini..

Tidak ada komentar: