Malam itu aq menunggu dengan tak sabar, rasa kangen yang aq rasakan begitu kuat, 2 buat lebih aq tak melihat wajah “tHayaNkuW” dan itu menyiksaku.
….pei, jadi ndak oL make camnya?....tulisan smskuw
….ga jadi…. Balasnya…
aq langsung emosi, knapa ga dari tadi ngumungna?? tHa emosi sangat, trust ha nulis sms yang bikin pei-kuw amat sangat kecewa. Selama ini aq merasa diriku ini seperti bom waktu yang siap meledak karena menahan sesuatu yang selama ini aq pendam. Aq muack dengan diriku, karena dikala aq “sehat” aq mampun bersabar, namun dikala aq emosi, semua runtuh dan aq menghancurkan tembok kesabaranku.
…Maapin tha, pei…
tha sadar salah, uda ngecewain pei dengan kata-kata tha, aq tak pernah berusaha memahamimu melebihi apa yang aq pikirkan tentangmu disini. Sungguh, aq memang keterlaluan kalo lagi emosi seperti ini.
Pagi tadi tHa telpon, nadamu juga masi marah seperti itu, aq binun mau ngumung apa, dan pasti kamu akan berubah menjadi pendiam seperti biasanya….
Tha sedih kalo pei diem…T_T
Beberapa hari ini kamu terdengar sangat bahagia di telepon dan gaya smsmu, pei menunjukkan ampir semua rasa saying yang dirasakan wat tHa. Dan hanya buat tHa…
Bangunin tHa tiap pagi…nemenin tHa klo lagi sedih…
Sekarang tHa malah bikin pei kecewa…ehikz….T_T
Tidak ada komentar:
Posting Komentar