serasa hidup sendiri tanpa sandaran, ketika sebuah masalah keluarga menerpa.
entah...tak ada lagi seorang teman yang dapat lagi aq percaya sekarang ini, hanya my beloved and tHe God yang aq percayai.
bagaimana tho rasanya didesak?
bagaimana rasanya ditusuk dari belakang meski diserta berbagai argument yang menyesatkan itu. entah mengapa aq selalu terdiam. baru kali ini aq mampu mengungkapkan semuanya. ungkap semua rasa tak nyamanku pada orang lain.
leherku kaku, penat sekali rasanya otakku. kunikmati setiap langkah yang harus kulalui, namun terasa berat dan berat. padahal perjalanan masi sangat panjang untuk mencari sebuah cerita indah sebuah hidup anak manusia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar