Aku mengerti sebuah rasa yang mengharapan penerimaan, namun aku tak mampu untuk mengiyakan hal tersebut. karena aku tak layak lagi untuk mengiyakan.
Maafkan aku, teman...karena aku harus menjauh untuk rasa yang kau alami, namun aku tak akan menjauh untuk sebuah pertemanan yang tulus.
aku menerima segala bentuk rasa, namun jangan engkau mengikatku, karena aku telah terikat janji dengan sebuah rasa juga.
aku mengerti rasa setelah penolakan, namun aku tak berhak lebih menyakitimu karena "mengiyakan" rasamu. aku terlalu egois jika melakukannya.
tak pernahkah kau sadari bahwa aku bukan orang sempurna yang bisa membuatmu selalu nyaman.
aku punya banyak keinginan juga, dan aku tak selalu memintamu untuk menurutimu.
kumohon dengan kelapanganmu menerimaku apa adanya layaknya seorang teman, dan tak lebih...
terima kasih banyak untuk segala perhatian dan kepedulianmu...sebuah cerita indah untukku karena ada yang merasakan nyaman denganku...karena kamu adalah orang baru yang mendekat padaku...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar