ku berlari dalam panas menyengat di siang itu...
langkah gontaiku membawaku ke langkah yang terseret meski aq terburu waktu
rasa hatiku ingin segera meneguk setetes kesegaran dan meraup sedikit peluk semakin memaksaku untuk sekuat tenaga melaju langkah
di ujung jalan itu aq menemukan sebuah senyum yang ku kenal
senyum itu semakin dekat dan semakin kurasa segarnya pandangan mataku
kurengkuh peluknya dan kucium keningnya
aroma tubuh itu semakin membuaiku, aq tak mampu melepasnya
detik berlalu berganti menit...
panas yang kurasa telah hilang karena senyum itu
ku tatap mata teduh itu...serasa ada yang ingin diungkap oleh mata itu
kulihat sedikit keraguan saat kusapa mata itu
kulihat kebohongan yang tak kecil saat kusentuk kelopak itu
ku terdiam...ku tak beranjak dari tatapan itu
kutunggu mata itu berbicara
...menit berganti jam...
mata itu pun tertutup...berganti buliran air mata, yang entah berarti apa
aku tak mengerti...
mulut terbuka...dan berucap..."maaf, aq menyakitimu untuk pertama kalinya"
"aku tak bisa tak jujur padamu, aq mohon maafmu"...
kini ku tahu...
mata itu tak lagi mampu menjawabnya...
karena mulut telah terbuka, mambantu memberi pengertian padaku
meski hatiku tergores...tapi mata itu kembali meneduhkanku...
meski tergores..aku tak peduli...karena mata itu kembali meneduhiku di padang panas ini..
Hidup berjalan layaknya mata air menuju ke samudera luas, namun ada kalanya arus membawa ke belokan yang berlawanan arah. Segala sesuatu yang ada di dalamnya dengan sendirinya mengikuti dengan sedikit perlawanan bathin yang bergolak.
Juni 10, 2008
Juni 04, 2008
SINDENTOSCA - KEPOMPONG
Dulu kita sahabat
dengan begitu hangat
mengalahkan sinar mentari
Dulu kita sahabat
berteman bagai ulat
berharap jadi kupu-kupu
Kini kita berjalan berjauh-jauhan
Kau jauhi diriku karena sesuatu
Mungkin ku terlalu bertindak kejauhan
Namun itu kan aku sayang.
Reff :
Persahabatan bagai kepompong
Mengubah ulat menjadi kupu-kupu
Persahabatan bagai kepompong
Hal yang tak mudah berubah jadi indah
Persahabatan bagai kepompong
Maklumi teman hadapi perbedaan
Persahabatan bagi kepompong
Na…(11X)
(kembali ke atas)
dengan begitu hangat
mengalahkan sinar mentari
Dulu kita sahabat
berteman bagai ulat
berharap jadi kupu-kupu
Kini kita berjalan berjauh-jauhan
Kau jauhi diriku karena sesuatu
Mungkin ku terlalu bertindak kejauhan
Namun itu kan aku sayang.
Reff :
Persahabatan bagai kepompong
Mengubah ulat menjadi kupu-kupu
Persahabatan bagai kepompong
Hal yang tak mudah berubah jadi indah
Persahabatan bagai kepompong
Maklumi teman hadapi perbedaan
Persahabatan bagi kepompong
Na…(11X)
(kembali ke atas)
ga terbatas kata
ga terbatas kata yang ingin aq ungkapkan saat ini.
banyak hal yang tak bisa kurangkai dalam kata-kata setiap kali aq merasakan sesuatu yang mengganjal di otak dan perasaanku. entah knapa...padahal aq kan tipical orang yang "blak-blakan".
tapi untuk yang satu ini aq hanya mampu diam...mungkin hanya untuk beberapa waktu ini saja. namun entah sampai kapan juga aq mampu...mampu membisu dalam kebisingan hati yang berteriak-teriak ingin keluar dari mulut ini.
dia tak berhak tau aq berfikiran apa, namun sepertinya jikalau dia kritis, akan mengerti juga knapa aq seperti ini.
sakit banget rasana kalau mengingatnya, namun apa daya???
aq masi saja seperti dulu, berusaha cuex dengan keadaan sekitar meski sebenarnya aq sangat tertekan dan ingin lari.
bukan lari menjauh, namun berlari untuk mencari sesuatu yang menjernihkan cerita itu.
susah memang, namun bagaimana lagi..."BEHAVE"...yupz..jaga sikap...
entah dimanapun itu...
banyak hal yang tak bisa kurangkai dalam kata-kata setiap kali aq merasakan sesuatu yang mengganjal di otak dan perasaanku. entah knapa...padahal aq kan tipical orang yang "blak-blakan".
tapi untuk yang satu ini aq hanya mampu diam...mungkin hanya untuk beberapa waktu ini saja. namun entah sampai kapan juga aq mampu...mampu membisu dalam kebisingan hati yang berteriak-teriak ingin keluar dari mulut ini.
dia tak berhak tau aq berfikiran apa, namun sepertinya jikalau dia kritis, akan mengerti juga knapa aq seperti ini.
sakit banget rasana kalau mengingatnya, namun apa daya???
aq masi saja seperti dulu, berusaha cuex dengan keadaan sekitar meski sebenarnya aq sangat tertekan dan ingin lari.
bukan lari menjauh, namun berlari untuk mencari sesuatu yang menjernihkan cerita itu.
susah memang, namun bagaimana lagi..."BEHAVE"...yupz..jaga sikap...
entah dimanapun itu...
Mei 16, 2008
jangan katakan "BODOH...!"

tangisan itu menyayat hatiku
tangisan itu meluluhlantahkan jiwaku
tangisan itu mengusik ketenanganku
tangisan itu membuatku muak akan rasa
jeritan itu semakin memperperih gendang telinga
jeritan itu semakin memperperih gendang telinga
hingga akhirnya pecah dalam kebisingan malam
hening...sepi....hampa...tak berasa apapun itu...
raga ini hanya tautan
raga ini hanya tautan
jiwa ini hanya lembaran
rasa ini hanya ruang hampa yang disinggahi 2 hal...
tragedi....komedi....
terkuak dalam tangisan....candaan....celaan...omelan....cercaan...
bodoh!
bodoh!
bodoh!
diantara 2 hal itu...tak dapatkah kau temukan sedikit rasa lain?
rasa dimana setiap insan menganggapnya sebagai hal mustahil???
jangan katakan bodoh!!!!
lari...!!!
cari...!!!
jangan katakan "bodoh"!
pahami....!
Mei 11, 2008
link soal latihan
lagi seneng nyari mengenai soal-soal buat anak-anak sekolah...itung-itung bantuin adek-adek yang kesulitan belajar di ru,ah.
ga ada salahnya klo aq bantuin mreka belajar dengan bikin kelompok belajar sambil manfaatin waktuku yang kadang terlalu banyak buatku untuk jalan-jalan buang-buang duit.
em....na....na....
http://www.duniabelajar.com
ga ada salahnya klo aq bantuin mreka belajar dengan bikin kelompok belajar sambil manfaatin waktuku yang kadang terlalu banyak buatku untuk jalan-jalan buang-buang duit.
em....na....na....
http://www.duniabelajar.com
Langganan:
Postingan (Atom)