Juli 13, 2009

genital cewe itu....



dompet biruku...
ada 2 sisi, hitam dan bening...yang bening aq gunain buat tempat pulpen dan alat tulis lainnya, serta perlengkapan make up ku...such as: mascara, eye shadow, lip glos, lipstic ma eyeliner coklat. hehehehe...
sisi biru aq isi dengan duit ma obat-obatanku. aq maniak obat, buat jaga kondisiku yang rentan penyakit ini, huhuhuhu...
ada enervonce, paracetamol, promag dan sati lagi obat baru "metronidasol". anti biotik...
huhuhuu..malu ich....buat apa itu obat?

em...aq juga baru tau, obat itu sebagai pencegah keputihan ma jamur buat genital cewe. efek samping yang didapat klo konsumsi dalam jangka panjang aq belum begitu paham sie, cuman saat ini aq cuman minum sehari sekali.
klo keputihan kan biasa, klo mau "red lunar" gitu. klo jamur, biasane ada beberapa sebab. antara lain ya kurang jaga kebersihan genital.
oyha selain itu..katanya...klo cowo mau maen tangan di genital, juga harus bersih lho tangannya, biar si cewe ga kna jamur...wakakakaka...
bener kuq...

jaga kebersihan yha sebelum "maen"
hihihihi...

Juli 09, 2009

tHa penen puna baby...

tHa manyun, ini bukan daster buMiL, tapi baju baru!!!!







ini tHa ma anak orang..ga tau sapa, yang penting tak gendong. hehehehe






ini tHa ma anak si Toha, temen maen pas kecil, begh...langkahin aq dia...

Bercinta dengan pekerjaan


Klo ditelusuri, aq mulai mengawali kerjaku dari bener-bener nol...
dulu...selepas dari IMKA --aq cm lanjutin D1 Komputer Bisnis-- aq ke Jakarta, hum...sebulan disana membawaku jadi orang aneh, aq bantuin usaha ekspedisi tanaman ke Jerman mbakku, kerjanya cm seminggu sekali, di Cengkareng..tapi full time...8 pagi mpe malem...bwah..i hate traffic light!!!!
di keluarga mbakku, aq harus belajar bhs. Jerman...wew...tapi dah lupa semua.
--- di Jakarta aq bertemu dengan cinta monyetku sewaktu smu---

pulang dari Jakarta, aq nglamar kerjaan sebagai pegawai kontrak di Pabrik Buku ---INA DEsign--- cm seminggu berta badanku turun 2 kg, busyet dweh... padahal gaji yg aq terima mayan. aq resign lagi...

keluar dari sana, aq ditawarin sekolah D1 lagi mas Yoyok, di Praktisi, ambil jurusan Informatika juga, Free, soale ada beasiswa full...selama 9 bulan aq sekolah lagi sambil part time jadi juru ketik di 3media computer...gaji pertama???? 100rebu...hehehehe....
semua kujalani dengan nyaman, aq jadi pengajar freelance, juru ketik...menyenangkan. dari situ aq menemukan dunia baru, dunia "anak nakal" yang notabene aq itu ya memang nakal. yang aq maksud "dunia nakal" ini adalah kebiasaanku yang "agak" negatif, pulang malem...nongkrong ma anak-anak, kadang malah ga pulang. aq menikmatinya... dan aq punya banyak pengalam dari itu semua.

aq ditawari jadi admin LPK Praktisi, aq terima...dan aq melepaskan job parttimeku sbgs juru ketik...hum...selama 2 tahun lebih aq menikmati job itu, mayan banyak belajar, dari sosialisasi dengan orang Diknas, marketing, sosialisasi dengan orang baru, pokokna aq belajar banyak hal mengenai marketing disitu. aq jadi pinter ngomong dan nyari klien.
mungkin juga ditunjang bahasa tubuh seorang yang punya bakat terpendam sbg marketing yha??? hehehe...

sekarang...per 7 mei 2009, aq memutuskan resign dari LPK, aq meniti karis di garment, banyak hal yang aq pelajari lagi dari nol...

aq memang workaholic, setiap aq kecewa dengan hubunganku entah dengan pacar atau keluargaku, aq lampiasan ke pekerjaan. sampai aq lupa makan dan sebagainya...diotakku hanya ada "KERJA".

apa yang aq cari??? pelampiasan...
kebebasanku...yang kudapat dari kerja itu...
kadang terasa sepi jika aq libur..., tapi sekarang...aq merindukan LIBUR...berasama pei, my stupid mistaken, temen-temen dan keluargaku...

i miss u so...

Juli 01, 2009

Enam kebutuhan mendasar PRIA dan WANITA

1. Wanita membutuhkan perhatian, dan pria membutuhkan kepercayaan.
2. Wanita membutuhkan pengertian, dan pria membutuhkan penerimaan.
3. Wanita membutuhkan rasa hormat Dan pria membutuhkan penghargaan.
4. Wanita membutuhkan kesetiaan, dan pria membutuhkan kekaguman.
5. Wanita membutuhkan penegasan, dan pria membutuhkan persetujuan.
6. Wanita membutuhkan jaminan, dan pria membutuhkan dorongan

Ruang Rinduku



==tHa in 2006, with "dwipangga" ==
Ku teringat saat aq berdiri disampingnya dan mengulurkan tanganku, aq begitu bahagia akhirnya aq mampu wujudkan mimpiku. Saat terlontar kata, aq semakin bahagia bersama senyum dan suara manjaku. Aq berharap di depannya, akankah kau memelukku? Hem… sepertinya keraguan menyelimuti hatinya saat melihatku, tapi akhirnya toh dia yakin juga bahwa aq adalah orang yang pernah ia sayang.
Saat duduk disampingnya aq begitu merasa yakin bahwa aq pasti tak mimpi bersamanya dan ya… aq memang tak bermimpi berada di dekatnya.
Saat aq memeluk tubuhnya, aq serasa tak ingin melepaskannya dari cengkeramanku, namun aq harus melepaskannya, karena dia terjauh dariku.
Saat aq menciumnya, dalam hatiku berteriak, Pantaskah bibirku untuknya? Namun naluriku mengiyakan, dan aqpun menciumnya.
Saat tetes air mata dan kemarahanku memuncak karena sikapnya yang tak acuh padaku, aq terpuruk dalam jurang kesedihanku yang menari disela-sela kebahagianku yang tak lama itu.
Sungguh masa lalu itu selalu membayangiku, jalan terang hatiku pun tetap tertutup hanya untuk menunggu ulurannya lagi, namun setelah waktu berjalan, aq semakin tak mampu, keyakinan membuat aq semakin berharap dan berharap.
Pernahkah terbesit dalam otakku untuk meraih nyali itu? Nyali untuk tak lagi memikirkan kenangan sedetik itu? Kenangan yang selalu membuat hatiku sakit karena kata-kata seseorang yang selalu menyalahkanku karena aq telah merebut hatinya? Rasa bersalah terus mengelayuti otakku saat aq akhirnya mampu memeluk kembali tubuh itu. Saat aq menginginkan bibirku berlabuh di keningnya, aq tak mampu meluluhkan keinginannya untuk tak mengacuhkan aq. Sakit… aq sangat merasa sakit waktu itu, meski tawaku semakin tergelak karena aq berusaha berdiri di dalam keinginanku yang mengharapnyakan memanggilku dalam ruang rindunya.
Rahasia kecil itu kan terus tersimpan rapi, aq telah berjanji akan selalu memendamnya hingga suatu saat aq ingin pergi bersama mimpi-mimpiku bersama dalam surga waktu yang memintaku untuk berlari dalam keputusasaan yang mendera.
Terdengar alunan lagu kenangan itu membuat aq semakin menangis dalam senyum yang tertahan dalam bibirku, aq serasa ingin berlari padaNya, dan berteriak: Tuhanku, berikanlah sesuatu yang membuat aq mampu berdiri dalam lautan tangis dan jurang kesedihan ini, Tuhanku bukakan mataku bahwa aq harus mampu menerima dalam kelapangan bahwa dia hanya sebatas utusanMu untukku yang sekejap mata membuatku terbuai.
Untain kata, untain tangis, untaian kasih terajut jadi satu membentuk suatu tameng dalam hati untuk yang lain. Namun Tuhanku aq telah yakin… dia adalah utusanMu untukku.